Rabu, 04 September 2019

Memulihkan Fokus

Kemarin kita sudah mengulas keberadaan stimulus yang luar biasanya banyaknya di sekitar. Stimulus/rangsangan yang kentara kerasa dengan adanya gadget di dekat kita. Stimulus-stimulus tersebut disenangi oleh otak kita karena pengaruh hormon dopamin yang menimbulkan sensasi nikmat. Persis seperti saat kita makan santapan lezat, berhubungan intim, dan sejenisnya (tentu dengan kadar berbeda).

Keadaan 'puas' itulah yang membuat kita menikmati membuka medsos, mengecek email, atau aktivitas apapun dalam rangka 'melayani ajakan2' stimulasi yang datang ga henti2. Permasalahannya, otak manusia ga cuma menikmati, tapi ia akan menagih lagi dan lagi dalam waktu yang semakin rapat.

Permasalahan berikutnya adalah dikaitkan dengan produktivitas. Jangan mengira kalo otak disibukkan dengan mengecek notifikasi2 di hp, baca info-info yg berseliweran di layar gadget membuat kita jadi produktif.

Mungkin...
ada perasaan bahwa kegiatan mengumpulkan informasi-informasi dr gadget bikin kita nambah wawasan, merasa update dengan info kekinian, merasa terkoneksi dengan masyarakat luas, dan seterusnya. Tapi bukan itu arti produktivitas (mudah-mudahan lain kesempatan bisa kita tuliskan makna dari produktivitas).

Apa kamu ingin bebas dari kondisi yang over stimulating yang lagi tren sekarang ini?

Sebelumnya, perlu dipahami bahwa antara kondisi penuh dengan stimulus dan kondisi yang rendah dengan stimulus ada sebuah keadaan yg disebut 'kejemuan'. Bosen...gitu deh.
Kerasa kalo kita sudah selesai mengerjakan banyak urusan yang menyibukkan lahir batin, lalu tiba-tiba saja ada waktu kosong yang tidak tahu harus diisi dengan ide atau kegiatan apa...
Datanglah makhluk itu...yaitu kondisi 'jemu'.

Itulah saat di mana otak kita diisi oleh sangat sedikit sekali stimulasi.

Jadi kuncinya adalah dengan membuat otak bebas merdeka dari terdampak stimulasi yang banyak di sekitar. Jadikan otak kita less stimulated, ga gampang terstimulus.

Makanya..jika kamu pernah dengar, cara untuk mengurangi ketergantungan terhadap gadget adalah dengan mengurangi waktu membuka gadget. Tujuannya tak lain adalah untuk mengurangi otak dari terstimulus tadi.

Cara lainnya (Selain kurangi penggunaan gadget) adalah membiasakan diri dalam situasi jemu atau bosan tadi. Ini yang unik.
Apa yang bikin kamu bosan? membaca petunjuk penggunaan HP? bisa jadi :) bacalah sampai tuntas lembaran petunjuk tersebut. Atau cari yg lebih bermanfaat, misalnya membaca al qur'an (ini bagi yg khusus ga kuat lama2 membaca al quran). Atau main dengan anak2. Jika kamu orang yg termasuk mudah bosan main dengan anak, maka lakukan hal itu. Intinya..melakukan apapun yang dari sudut pandang kebiasaanmu itu membosankan, maka itu adalah cara melatih otak agar tidak terus terstimulus.

Tentunya dilakukan dengan disiplin, waktu yg lumayan panjang, dan berulang-ulang dengan kegiatan yg variatif. Beginilah cara relaksasi otak dari ketegangan akibat stimulus berlebih.
Nanti manfaatnya bakal kerasa. Yaitu kemampuan fokus yang lebih baik, rentang waktunya lebih lama, dan kemudahan untuk dapat ide2 kreatif.

0 komentar:

Posting Komentar

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More