Ayo menjadi GURU!

Karena saya yakin bahwa setiap orang harus menjalankan peran sebagai guru, mentor, dan trainer

Dua Kecenderungan Abadi

Pendidik membantu menguatkan kecenderungan manusia pada pilihan-pilihan baik, sehingga tidak ada waktu untuk melirik pada pilihan-pilihan buruk

Mengajar Bukan Sekedar Bunyi

Memulai kebaikan dari diri sendiri ternyata merupakan unsur vital bagi keberhasilan pendidikan

Menembus Cakrawala

Belajar dan mengajarkan ilmu mengasyikan tak kepalang, sampai-sampai langit serasa di genggaman

Kunci Sukses Itu

Ia adalah kunci bagi pintu-pintu kebahagiaan yang selama ini tertutup dan terabaikan

Sabtu, 08 Agustus 2020

Langkah Membuat Blog

Ada beberapa langkah dalam rangka membuat blog. Saya membuat artikel ini bersumber dari beberapa situs yang saya baca (referensi dapat dilihat di bagian bawah tulisan ini). Langsung saja, berikut adalah langkah-langkahnya:

 

1. Menentukan tema blog

2. Memilih platform 

3. Menyiapkan blog

4. Menulis 

5. Mengembangkan blog

 

Kita mulai tahap pertama, yaitu:

1. Menentukan tema blog

Menentukan teman ini di awal memang agak membingungkan sebab begitu banyak topik yang berseliweran di kepala kita untuk djadikan tulisan. Tapi ketahuilah, tema ini sangat penting jika Anda sudah mempunyai blog dan sudah mulai rutin dalam menulis. 

 

Mungkin Anda juga bertanya-tanya, kenapa harus menentukan tema? bagaimana jika kita membuat blog yang bebas genre, tidak terikat oleh tema tertentu?

 

Jawabannya: "ya boleh saja". Tentu kebebasan tema adalah hak setiap pemilik blog. Anda boleh membuat blog yang berisi tulisan bebas tanpa kecenderungan pada tema tertentu. Pada dasarnya apapun yang ditulis di dalam blog mampu menarik minat banyak orang. Jika tulisan tanpa terikat tema tersebut memang bisa dibuat menarik, tentu saja tidak masalah. 

 

Hanya saja blog yang memiliki tema tertentu dapat mengikat segmen pembaca tertentu dengan lebih erat. Pembaca merasa akan perlu mendapat tulisan berkala dan up to date dari Anda sesuai dengan garis tema yang sudah menjadi karakter blog Anda. Semua orang dari pelbagai tempat akan berkumpul pada minat yang sama biasanya kan? nah minat itulah yang kemudian menjadi tema yang bisa memancing pembaca untuk berkumpul di blog Anda. 

 

Selain itu, penentuan tema juga penting terutama jika Anda mau menulis di blog berdasarkan tema yang memang disukai. Ketahuilah, berdasarkan pengalaman saya pribadi dan blogger lain, kita akan rajin menulis dan mau menulis dengan kualitas yang baik jika memang sesuai dengan passion kita. Anda boleh memilih tema bebas untuk blog Anda, tapi saya beri tahu bahwa Anda tidak akan tahan menulis 'bebas' sebab pada akhirnya Anda akan rajin menulis dengan kecenderungan pada 1 atau 2 tema yang spesifik.

 

So...ayo pikirkan tema apa untuk blog baru Anda.

 

2. Memilih Platform

Ada 3 pilihan platform blog yang popular:

1. BlogSpot 

2. WordPress.com 

3. WordPress. org

 

BlogSpot ini yang sering kita lihat pada alamat blog seseorang di internet. BlogSpot merupakan salah satu penyedia akun website gratis milik google. Saya pertama kali ngeblog pakai blogspot dan ngoprek dalemannya sehingga saya lumayan sedikit paham tentang html (dari sisi copas aja hehehe). Interface dulu cukup ramah sama pengguna tapi makin ke sini platform lain ternyata makin mudah juga.



WordPress.com sama dengan blospot dari sisi penghematan karena keduanya menyediakan domain gratis buat anda. Tapi Anda harus rela punya website yang memajang nama perusahaannya seperti nama.blogspot.com atau nama.wordpress.com. platform yang hosted ini (numpang di website blog) punya kekurangan berupa fitur yang terbatas, dan tampilan yang tidak bisa banyak diatur. Selain itu website Anda bisa dihapus sewaktu-waktu jika melanggar aturan dan semua isinya bisa lenyap dan tidak dapat diakses lagi.

 

Beda lagi jika Anda pilih platform WordPress.org. Blog Anda nanti akan menjadi 100% milik Anda. Selain itu Anda bisa leluasa mengubah tampilan, menambah fitur-fitur sehingga blog menjadi lebih kredibel. Tentu saja untuk memperoleh segala manfaat tersebut Anda harus mengeluarkan uang untuk domain dan hosting.

 

3. Menyiapkan Blog

Di tahap ini Anda perlu melakukan setting-an seperti menentukan nama domain, memilih theme (tampilan umum website), mengatur tata letak, menu/fitur, dan sebagainya. Termasuk di dalamnya jika Anda ingin menggunakan jasa penyedia layanan hosting dan domain.

 

4. Menulis

Teknologi canggih sekarang memungkinkan Anda untuk menulis blog seperti menulis di word. Jadi jangan membayangkan bahwa Anda harus bergelut dengan kode-kode pemrograman untuk menjadi seorang blogger. Sama sekali tidak. Gampang banget pokoknya.

 

Anda bisa fokus pada konten tulisan tanpa harus memikirkan kode-kode html. Anda dapat memperkaya tulisan dengan foto, gambar, dan video seperti kegiatan menulis di microsoft word. Anda benar-benar punya website sendiri yang menunjukkan kredibilitas atau karakter Anda.

 

5. Mengembangkan Blog

Mengembangkan blog adalah kegiatan yang perlu mendapat perhatian jika Anda berminat untuk menjadikan blog Anda populer. Misalkan untuk menyebarkan pemikiran dan meluaskan pergaulan dengan saling berkunjung blog, memasarkan barang/jasa (keperluan bisnis), mensosialisasikan expertise Anda, dan sebagainya.

Dalam pengembangan blog ini Anda perlu mempelajari tentang cara meningkatkan pengunjung blog, mendesain blog yang cantic, keren, dan kekinian, SEO (Search Engine Optimization), dan masih banyak lagi.

 

Mudah-mudahan langkap singkat membuat blog ini memudahkan Anda untuk memahami gambaran umum tentang apa yang harus dilakukan untuk menjadi seorang penulis di dunia maya. Selamat belajar kawan!

 

Sumber:

http://panduanim.com/membuat-blog

https://www.belajarbuatwebsite.org/cara-membuat-blog

 

 

Sabtu, 01 Agustus 2020

Bangkitnya Youtuber

Di era youtube sekarang ini siapa saja bias memproduksi video tanpa harus belajar tuntas soal video producing, shooting, editing. Internet memberi kebebasan kepada siapa saja untuk mengisi konten video kemudian beredar luas di masyarakat tanpa harus melalui Pendidikan dan pelatihan terkait membuat scenario video, reportase, mengelola suara dan pencahayaan, dan tetek bengek ilmu terkait penyiaran video. 

Oleh sebab itu jangan heran kalo di youtube kita temukan beragam kualitas video, mulai dari yang amatir sampe yang keren dan professional. Tapi ada satu kesamaan mereka, yaitu mereka mulai dari nol, berani dari awal tanpa bekal memadai terkait ilmu broadcasting atau yang semacamnya. Mereka adalah orang-orang yang berani terjun ke kolam hanya karena mereka ingin renang, tak peduli kedalaman air, ataupun kemampuan mereka sendiri dalam berenang. Pokoknya terjun dan selama di air mereka terus belajar.

Jangan pula tergesa-gesa menghakimi jelek video seorang youtuber. Nanti mereka cepet putus asa padahal siapa tahu mereka di masa depan jadi youtuber yang berpengaruh buat nyebar kebaikan. Kita juga toh nonton youtube gratis, ga usah berharap terlalu tinggi terhadap orang yang sudah berniat baik berbagi ilmu dan wawasan di sana. Mungkin beda lagi kasus nya kalo si youtuber sudah sering membuat konten, pengen disubscribe dan dilike, tapi isinya banyak membuang waktu. Buat mereka dibuat pengecualian saja. 

Bukannya tidak menghargai ilmu penyiaran, tapi internet memberikan kebebasan kepada manusia untuk membuat sendiri videonya. Kita sih menyebutnya video amatir, tapi ternyata banyak sekali yang menjadi professional berangkat dari keamatiran mereka. Selama ada internet, siapa saja merasa diizinkan untuk membuat video lalu mengunggahnya. Keberadaan fitur kamera ajib dan  aplikasi video editor yang makin canggih juga mendukung aktivitas ini. Membuat siapapun yang punya kamera canggih di smartphonenya merasa gatal untuk membuat video.

Jadi meskipun Anda tidak kuliah seni tapi di era ini ga usah sungkan membuat konten youtube. Karena seni dan estetika ternyata tidak selalu jadi aspek penilaian netizen ketika me-like sebuah video. Ada emak-emak rekam secara amatir kegiatan masak yang monoton, nyapu rumah, dan hitung belanjaan saja bisa beribu likers-nya. Hal remeh seperti itu saja ada yang nyari, ada yang nonton. 

Jadi sepertinya apapun yang Anda buat di youtube bakalan ada yang nyari, pasti akan ada yang nge-like. Ga usah khawatir. Tapi siap-siap juga dikasih jempol kebalik. Ya setiap perbuatan ada resikonya. Hehehee. Kita tidak tahu selera manusia zaman sekarang. Kemarin saja ada youtuber nongkrong 2 jam ga ngapa-ngapain bisa ribuan viewers-nya. Orang yang tidak kreatif saja diakomodir dan bisa tenar via youtube, apalagi mereka yang kreatif. Apalagi mereka yang juga produktif.

Jadi buat Anda yang tertantang buat jadi youtuber tidak usah sungkan untuk memulai. Mungkin selama ini takut cemoohan orang terdekat. Tapi di luar sana pasti ada netizen yang menghargai usaha dan ilmu sharing Anda. Bisa jadi mereka jumlahnya banyak sehingga mereka akan bisa membuat Anda mengabaikan orang yang selama ini mencemooh.

Ayolah berkreasi, jangan terkendala rasa percaya diri karena kualitas video yang amatir. Karena semua yang tidak bermodal berawal dari amatiran. Tapi sepanjang jalan mereka belajar dan makin ke sini makin baik kualitas sajiannya. ORang tua dan guru juga bisa memotivasi anaknya buat kreatif dan produktif di dunia konten youtube. Jangan berpikir linear mendorong anak untuk belajar cuma dari bangku sekolah, lalu bekerja dan mencari nafkah dengan cara biasa. Sekarang ini kreativitas dan produktivitas video bisa dibayar.

Kalo selama ini Anda mengira bahwa youtube banyak diisi oleh konten-konten negative dan cenderung main-main atau sia-sia, mungkin pergaulan Anda kurang luas. Salah buka channel atau mendengar informasi cuma sebagian. Banyak sekali ilmu dan wawasan bermanfaat di sana. Dan pastinya, terbuka kesempatan luas buat Anda untuk mengisi ruang di youtube dengan ilmu dan wawasan bermanfaat yang bisa Anda bagi ke semua. Siapa tau melalui konten youtube Anda, kehidupan seseorang bisa berubah dan hal itu bisa jadi lebih baik daripada dunia dan seisinya.

Buat Blog

Saya sengaja membuat postingan khusus di menu bar tentang cara membuat blog ini karena beberapa alasan sebagai berikut:
1. Membuat blog adalah tantangan dan kebutuhan buat kita semua karena kebutuhan menulis dapat ditampung secara gratis melalui media blog. Sayang sekali jika fasilits semacam blog ini dilewatkan oleh kita. Maka dari itu saya menuliskan cara pembuatan blog sebagai cara saya mengajak teman-teman pembaca. Mudah-mudahan keberadaan tulisan ini menginspirasi Anda untuk turut membuat blog untuk menulis.

2. Tulisan yang dibuat di blog dapat diakses oleh semua orang di dunia. Anda mempunyai kesempatan  untuk menyebarluaskan tulisan Anda. Jangan meremehkan arti tulisan. Kata-kata itu lebih efektif daripada 1000 peluru. Kalo satu peluru bisa membunuh 1 manusia, tapi satu tulisan bisa mengubah isi 1000 kepala manusia. Kalo Anda orang baik, pasti ingin agar kebaikan yang Anda yakini menyebar. Maka menulislah sesuaatu agar tulisan Anda yakini bisa sampai ke seseorang atau sejuta orang di luar sana.

3. Menulislah untuk melepas stress. Yakinlah bahwa menulis bisa meredakan beban di hati Anda. Kondisi depresi, marah, kesal, sedih, dan emosi negative lainnya dapat diredakan dengan aktivitas menulis. Menulis ternyata seperti curhat kepada seseorang meskipun belum ada orang yang membaca tulisan Anda. Ada terapi mental yang membuat pikiran kita lega dengan cara menulis. Anda tidak akan percaya kecuali dipraktekkan dengan segera.

4. Siapa tahu minat dan bakat Anda ada dalam menulis. Masalahnya selama ini Anda tidak mengizinkan diri Anda sendiri untuk aktif menjentikkan jari jemari secara aktif di atas keyboard computer atau menulis dengan pena. Padahal jika memulai menulis dengan tema tulisan yang Anda sukai, Anda dapat menemukkan passion di sana. Jika minat dan bakat itu berkembang, maka Anda sendiri yang akan mendapat buah manisnya. Potensi Anda mencuat, karya Anda menjadi monumen yang membanggakan diri dan juga keluarga. Ketika bakat berkembang, Anda akan menempuh perjalanan luar biasa di mana Anda sendiri melihat bagaimana diri Anda bertumbuh. Secara spiritual, hal ini adalah suatu pengalaman batin yang luar biasa. Andapun menikmati ketika tahu bahwa Anda dapat melakukan sesuatu yang Anda sukai dengan standar yang tinggi. 

5. Jika bakat Anda sudah berkembang, maka tinggal masalah waktu ia akan menjadi lahan subur yang menghasilkan kesejahteraan. melalui tulisan, Anda dapat memperoleh uang. Mungkin awalnya kecil, tapi seiring dengan bertumbuhnya bakat Anda, maka penghasilan yang besar dari kepenulisan bukanlah impian semata. Saya yakin ia bisa jadi kenyataan. Anda terus menulis, orang lain terus mendapatkan manfaat, dan kekayaanpun bisa datang menyusul.

6. Menulislah untuk merekam kenangan. Ada banyak kejadian dalam hidup yang sangat berharga untuk dikenang sebenarnya. Tapi karena tidak kita catat, maka kesan dan kenangan akan kejadian tersebut bisa kapan saja menguap hilang. Oleh karena itu melalui kegiatan menulis Anda bisa mengikat peristiwa-peristiwa berharga dalam kehidupan Anda atau kehidupan orang-orang yang berharga di hati Anda. Menulislah agar Anda bisa mengulang kembali memori indah di suatu kejadian dan tersenyum sendiri ketika mengingatnya. Tulisan Anda akan berbicara dari masa lalu dan seolah berasal dari sosok yang berbeda ketika Anda membacanya di masa depan nanti.

7. Menulislah demi kesenangan menulis itu sendiri, serta demi manfaat yang suatu saat mungkin akan terkuak tanpa kita sadari. Akan ada tiba saatnya ketika Anda menulis apapun karena menulis itu memang menyenangkan, dan blog bisa menampung kesenangan Anda itu. Menulislah pula karena di tulisan Anda mungkin tersimpan banyak faedah yang menjadi mutiara berharga untuk seseorang di kemudian hari. Bisa jadi dari tulisan Anda sendiri Anda dapat mengukur seberapa banyak pertumbuhan kedewasaan Anda  dalam berpikir. Mungkin dari tulisan Anda dapat ditemukan fakta-fakta berharga untuk sebuah penelitian yang mempunyai dampak besar buat kemanusiaan. Mungkin dari tulisan Anda dapat dilihat pergeseran pemikiran dan paradigma yang begitu dramatis untuk Anda saksikan sendiri, lalu Anda merasa beruntung dengan perubahan yang dialami sekarang ini. Masih banyak rahasia dan manfaat yang bisa digali dari prasasti yang Anda tinggalkan yang bernama 'tulisan' ini. 

Lalu….kenapa masih ragu untuk menulis?


Mindfulness dan Kekhusyu'-an

Ada benang merah yang menghubungkan dengan jelas antara mindfulness dan kekhusyuan dalam shalat/dzikir. Dalam praktek mindfulness kita berlatih untuk berada pada kondis being dengan cara berfokus pada napas. Breath in and breath out. Setiap napas yang masuk dan keluar diperhatikan secara seksama sebagai jangkar pikiran agar ketika pikiran kita mulai bergerak ke mana-mana, kita berusaha untuk kembali memperhatikan napas kita. Seiring dengan berfokus pada napas tersebut kita akan 'menyaksikan' di benak kita pikiran dan lintasan-lintasannya berdatangan dan bergantian. Menarik kita untuk larut ke dalam pusarannya. Tapi kemudian kita melawan, terus berfokus pada jangkar berupa tarikan dan hembusan napas. Kitapun akan menyadari bahwa pikiran-pikiran yang menarik tersebut akhirnya akan berlalu dan lewat begitu saja. berganti dengan pikiran lain yang mungkin lebih menarik untuk dibayangkan.

Sementara di dalam kekhusyuan, kita tidak berfokus pada napas, tapi berfokus pada ayat dan bacaan dzikir yang kita lantunkan. Orang yang khusyu' bahkan larut dalam bacaan sehingga ketika bacaan berisi tentang surga maka ia menangs karena mengharap dan merindunya. Jika ia menemukan ayat-ayat yang berbicara neraka, maka ia akan merasa seakan neraka berada di depannya. Membuat dia menangis dan ketakutan. Tapi hal ini berlaku untuk mereka yang khusyu' shalat/dzikirnya, serta memiliki rasa pengagungan dan penghambaan yang baik kepada Tuhan. 

Akan lain ceritanya jika shalat/dzikir dilakukan oleh orang yang tidak khusyu'. Antara bacaan shalat tidak sinkron dengan isi pikiran. Mulut melafalkan doa tapi pikiran terbang melayang-layang. Bacaan shalat berisi kisah sedih, tapi isi kepala membayangkan pengalaman bahagia. Bacaan shalat berisi kabar baik tentang surga, tapi pelakunya malah  membayangkan kejadian kemarin sore yang menjengkelkan. Dzikir berisi tasbih dan istighfar, tapi kepala membayangkan menu makanan. Ayat yang dibaca berisi kebesaran penciptaan tapi yang diingat malah peniti, sendal, sepatu, dan pakaian.

Ketika shalat dan dzikir, tantangannya serupa dengan latihan mindfulness, yaitu muncul pikiran-pikiran dan bayangan-bayangan yang sifatnya tidak terkendali. Sekuat apapun kita menekan bayangan tersebut, maka bayangan tersebut akan terus berkelit dan mencari celah untuk mendominasi pikiran. Sekuat tenaga kita mengalihkan pikiran pada bacaan, tapi pikiran-pikiran melompat-lompat ke permukaan mencuri perhatian. Keadaan ini adalah kondisi yang ditemui setiap manusia yang apabila dibiarkan akan mengurangi kualitas kehidupan. 

Orang yang selalu mindful dan ditambah khusyu' dalam shalatnya akan menunjukkan ketenangan seperti air danau. Ketenangan sejati yang bukan distimulus oleh faktor eksternal, tapi benar-benar murni dari pengendalian pikiran. Pengendalian pikiran tersebut berdampak besar terhadap pengendalian jiwa, karena untuk berhasil mengelola pikiran yang selalu meloncat-loncat liar diperlukan kesabaran dan keteguhan jiwa. Orang yang khusyu' dan mindful adalah orang yang berhasil mengenali dan mengendalikan dirinya sendiri. 

Dia akan dapat memandang masalah apapun dengan jernih karena terbiasa untuk tidak dikendalikan oleh emosi yang dibawa oleh pikiran-pikirannya. Orang yang terbiasa khusyu' dan mindful akan mempunyai kendali atas pikiran, emosi, hingga tindakan. Keterampilannya dalam memposisikan diri di kondisi 'being' tersurat dalam perilaku yang logis, tenang, sarat perhitungan. Dia dapat melepaskan diri dari penilaian-penilaian subjektif yang seringkali bisa merusak keputusan dan perbuatan.

Semoga kita dapat mempraktekkan mindfulness dan kekhusyu'-an ibadah  agar kita bisa menjadi seorang hamba Allah yang baik, manusia yang bisa mencapai puncak prestasi, serta meraih percik-percik kebahagiaan yang terdapat dalam setiap kejadian yang ada di sekitar.


Kamis, 30 Juli 2020

Pendidikan Rumah

Sekarang ini home schooling sedang tren di kalangan orang tua. Kenapa tren-nya hanya terjadi di kalangan orang tua saja? Jawabannya yaa karena orang tualah yang selama ini menyekolahkan anaknya. Merekahlah yang berhak menyekolahkan anaknya di sekolah negeri ataupun swasta, di dalam maupun luar negeri, dan pesantren/boarding school atau di sekolah biasa. Pilihan-pilihan seputar sekolah anak selama ini pada dasarnya jatuh kepada orang tua. Termasuk ke dalam pilihan untuk menyekolahkan anaknya atau tidak.

Di zaman ini orang tua yang tidak menyekolahkan anaknya memang bisa dituntut oleh hukum karena dikategorikan menghalangi pendidikan yang merupakan salah satu hak dasar seorang anak. Kewajiban orang tualah menyediakan pendidikan itu sebagaimana kewajiban mereka untuk memberinya makan, sandang, papan, perlindungan, serta pengasuhan yang baik. Sebenarnya kita beruntung hidup di sebuah masa yang komunitas dan pemerintahnya memberikan perhatian yang besar terhadap hak pendidikan anak. Tapi orang tua di era sekarang dihadapkan pada banyak dilema yang membuat mereka merasa berat untuk menyekolahkan anaknya di sekolah seperti kebanyakan orang.

Permasalahan yang kompleks di dunia persekolahan seperti bullying, kurikulum yang terlalu padat, pendidikan yang tidak memperhatikan keunikan dan karakteristik khusus anak, lingkungan sosial yang buruk, dan aneka permasalahan lainnya mendorong orang tua untuk mencari alternatif pendidikan luar sekolah. Orang tua pada dasarnya ingin yang terbaik untuk anak mereka, termasuk dalam hal pendidikan. Apalagi orang tua yang sadar betul bahwa melalui pendidikanlah masa depan seorang anak dibentuk dan diarahkan. Oleh sebab itu orang tua memikirkan bagaimana agar segala hal yang negatif yang terdapat pada dunia persekolahan umum dihindari semaksimal mungkin sambil tetap berupaya memberikan pendidikan yang terbaik untuk sang anak. Ada juga alasan lain seperti alasan keyakinan, agama, atau filosofis pendidikan yang dipegang teguh orang tua sebagai idealisme.

Oleh sebab itu hal ini pula yang mendorong masyarakat kreatif dalam menciptakan model-model persekolahan. Sekarang kita mengenal sekolah seperti sekolah Islam Terpadu, sekolah alam, sekolah yang khusus mengajarkan matematika dan IPA, dan jenis sekolah lainnya sebagai hasil kreativitas masyarakat. Keragaman sekolah yang kita temui tersebut adalah jawaban dari warga sendiri atas tantangan-tantangan masa depan, juga atas permasalahan yang tidak bisa diatasi oleh sekolah-sekolah umum yang ada. Keberadaan sekolah yang variatif tersebut juga memberikan masyarakat alternatif yang banyak untuk anak-anak mereka. Orang tua dimanjakan dengan aneka pilihan sekolah seperti menu makanan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan selera anak-anak mereka.

Di antara jenis persekolahan yang beraneka rupa tersebut terdapat alterntif sekolah yang dinilai bagus, yaitu yang kita kenal dengan home schooling. Kenapa dinilai bagus? Karena berdasarkan testimoni orang tua yang menyelenggarakan home schooling itu sendiri. Mereka mendapatkan manfaat besar yang terlihat kongkrit pada diri anak mereka. Oleh sebab itu home schooling beranjak dari sekedar alternatif sekolah menjadi sebuah gerakan besar di pelbagai penjuru dunia.

Home schooling dilakukan melalui cara orang tua memberikan sendiri pendidikan untuk anaknya sebagai pengganti kegiatan belajar di sekolah tradisional. Home schooling menjadi gerakan yang tumbuh sejak tahun 1970 di Amerika Serikat. Sekarang ini di sana diperkirakan ada 2 juta anak-anak yang dididik melalui home schooling berdasarkan the National Home Education Research Institute. Angka anak yang belajar via home schooling tersebut terus meningkat setiap tahunnya. Di Amerika serikat ketentuan legal untuk kegiatan home schoolng berbeda-beda dari satu tempat ke tempat lainnya. Ada yang ketat tapi ada juga yang sangat longgar.

Berdasarkan buku Teach Your Own karangan Holt, hal paling penting yang dibutuhkan oleh orang tua untuk menyekolahkan anaknya di rumah adalah “ to like them, enjoy their company, their physical presence, their energy, foolishness, andd passion”. Orang tua harus bisa menikmati semua omongan dan pertanyaan sang anak, selain mereka juga harus bisa menikmati untuk memberi jawaban atas semua pertanyaan tersebut. Itulah persyaratan pokok untuk orang tua, dan mesti sejalan dengan dedikasi mereka terhadap proses pendidikan di kegiatan home schooling.

Kegiatan home school dapat dimulai pagi hari seperti halnya kegiatan belajar di sekolah tradisional. Tapi jangan heran, ada juga orang tua yang benar-benar membedakan belajar seperti sekolah biasa. Ada yang memulai belajar kapanpun yaitu ketika anak mereka menunjukkan rasa penasaran. Kegiatan tersebut dapat dilakukan sebelum tidur, bisa siang hari ataupun malam.

Filosofi pendidikan yang dianut oleh orang tua sangat menentukan bagaimana mereka membuat struktur belajar di rumah. Kita yang belajar di sekolah tradisional mengenal satu gaya pendidikan, sistem yang berbasis buku, barisan meja belajar, dan tes terstandar, tapi sebenarnya ada banyak filosofi pendidikan di dunia ini. Termasuk metode Waldorf, Montessori, Charlote Mason, Classical, leadership education, interest-led learning, unit study, dan lain-lain. Para pelaku home schooling memiliki kemerdekaan untuk memilih dan mencampur ide-ide dari sekian banyak metode yang menurut mereka terbaik untuk pendidikan anak-anak di rumah.

Orang tua juga mengkombinasikan beberapa materi yang tidak terikat usia anak seperti sejarah, literatur, dan seni. Anak-anak yang usianya berbeda bisa jadi memperoleh materi sejarah yang sama tapi ketika diberi tugas, mereka diberi beban yang berbeda sesuai dengan perkembangan tingkat berpikir mereka. Sementara untuk mata pelajaran lain seperti matematika, orang tua biasanya memberikan topik yang berbeda untuk setiap anak sesuai kebutuhan dan perkembangan mereka.

Dalam buku best seller-nya, Element, Sir Ken Robinson menuliskan bahwa “ kunci menuju transformasi pendidikan adalah bukan dengan standarisasi pendidikan, tapi dengan mempersonalisasi pendidikan, untuk membangun prestasi dengan menemukan bakat individu dari setiap anak. Menempatkan siswa di lingkungan di mana mereka ingin belajar dan mereka dapat secara mudah/alami menemukan hasrat mereka yang sesungguhnya”. Atmosfer yang diberikan dalam home schooling menyediakan setting alami yang membuat orang tua bisa memberikan metode/cara belajar yang khas, yang sesuai dengan ketertarikan setiap anak, kemampuan, dan gaya belajar mereka.

Di Indonesia komunitas home schoolers ini juga banyak anggotanya. di medsos ada tokoh-tokoh home schoolers yang rajin menulis metode dan keunikan serta prestasi anak didikannya. Sangat menarik untuk dipelajari dan diambil hikmahnya. Sebab buat orang tua yang menyekolahkan anaknya di sekolah tradisional juga punya keinginan untuk mendidik anaknya di rumah ketika ada kesempatan. Menjadi orang tua sekaligus guru adalah hasrat dasar sekaligus tantangan untuk kita semua.

Disarikan dari https://www.parents.com/kids/education/home-schooling/homeschooling-101-what-is-homeschooling/

 

Senin, 27 Juli 2020

Berita Gembira

Berita gembira buat pendidik sangatlah banyak. Kalolah semua orang tahu keutamaan yang menggembirakan buat kontribusi dari seorang pendidik pastilah orang akan berbondong-bondong buat jadi pendidik. Sekarang saja sarjana yang ingin menjadi guru sangat banyak, sangat kontras dengan dulu ketika guru belum diberi tunjangan profesi. Apa sebabnya? Tak lain dan tidak bukan adalah janji akan upah yang tinggi atas jasa profesi.

Janji dalam wujud honorarium seperti itu saja membuat manusia tergoda dan berbondong-bondong untuk menjadi guru, semestinya buat orang beriman janji berupa ganjaran yang tidak tampak lebih menggiurkan lagi. Janji yang mesti diyakini buat para guru adalah ketinggian derajat bagi orang-orang yang berilmu.


يَرْفَعِ اللهُ الَّذِينَ ءَامَنُوا مِنكُمْ وَالَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ دَرَجَاتٍ وَاللهُ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرُُ



Artinya : "Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat" (Al Mujadalah:11)

Siapa  sih yang tidak ingin punya derajat yang tinggi (dalam berbagai bentuknya) di antara kita ini?

Kita lihat manusia berlomba untuk menjadi pemimpin di suatu wilayah apa lagi motivasinya kalo bukan untuk mendapat derajat yang tinggi sebagai pejabat/pemimpin? Di sekitar kita orang-orang bekerja dari pagi hingga malam bahkan dari malam hingga pagi untuk mengumpulkan uang yang dipercaya bisa membuat derajat kedudukannya di masyarakat semakin baik. Kita menyaksikan orang-orang belajar dan mengumpulkan ilmu hingga memiliki gelar yang berdampak pada perkataan yang didengar dan digugu. Apalagi yang bisa menjelaskan keadaan ini kalo bukan derajat yang tinggi dari sisi ilmu.

Memang di mata manusia istilah 'derajat' itu bisa sangat nisbi. Oleh sebab itu kita bisa beralih pada sudut pandang ketuhanan dalam memandang derajat yang memang dijanjikan oleh Allah swt. Derajat yang dijanjikan pastilah bukan derajat serba relative di mata kita, tapi derajat yang absolut. Derajat yang mungkin tidak disepakati oleh semua manusia tapi pasti diakui oleh Allah Tuhan semesta alam.
Prof Dr Wahbah Al Zuhaili menuliskan bahwa orang-orang  yang beriman dan diberi ilmu pengetahuan di ayat tersebut artinya mereka akan diangkat derajatnya di dunia maupun di akhirat.

Janji lainnya yang datang dari Allah swt adalah pahala yang mengalir. Pahala mengalir ini tentu berbeda jauh  nilainya dengan pahala yang berlaku hanya sekali. Jika Anda memberi sedekah berupa makanan ke saudara, pahala datang pada saat itu saja. Tapi jika mengajar seseorang suatu ilmu, lalu ilmu itu dipakai terus menerus sampai batas waktu yang entah kapan, maka pahala akan terus datang meskipun kegiatan mengajar berhenti sejak lama.

مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِهِ

"Barangsiapa menunjuki kepada kebaikan maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya" (HR Muslim)

Banyak cara untuk menunjuki manusia kepada kebaikan. Anda bisa melakukannya dengan menulis, menunjukkan arah dengan jari, berbicara memberi arahan, nasihat, atau peringatan, atau berbagai kombinasi cara yang melibatkan banyak metode dan sarana.
Siapa lagi manusia yang paling sibuk dalam 'menunjuki kebaikan' selain para pendidik. Siang malam mereka memikirkan bagaimana caranya agar murid mereka menjadi lebih pintar, lebih berakhlak, lebih terampil.

Orang yang mereka ajari juga jumlahnya bukan satu atau dua orang, tapi bisa mencapai ribuan dalan kurun waktu tahunan. Sungguh jika para pendidik memikirkan tentang banyaknya pahala yang mereka kumpulkan, mereka akan tercengang dengan betapa besarnya kemurahan Tuhan yang diturunkan atas profesi mengajar, yang pada akhirnya bisa membuat mereka berupaya sungguh-sungguh untuk menjadi seorang yang shaleh dan serius menjalani profesinya.

Dari generasi ke generasi warisan yang selalu diturunkan dan dinilai paling berharga adalah ilmu. Sebodoh-bodohnya manusia paham betul bahwa ilmu sangat berarti dan sangat penting bagi keberlangsungan hidup umat manusia dan perubahannya ke arah yang lebih baik. Di atas itu semua kita semua sadar tidak ada usaha yang patut dipertahankan, dihargai, dijunjung tinggi, dan dimuliakan dalam perkara ilmu selain mengajarkannya dengan penuh keikhlasan dan kesungguhan. Wajar saja, Tuhan menjanjikan kabar gembira buat mereka yang mengabdikan hidupnya untuk kegiatan mengajar sambil terus membelajarkan dirinya.


Sabtu, 25 Juli 2020

Life Without Achievements

Kalo ditanya siapa di antara kita yang ingin hidup bahagia, rukun dengan orang-orang maka jawabannya pasti "saya!". Tiap orang ingin bahagia sekaligus menjalani kebahagiaan tersebut sambil dibarengi hidup yang akur serta guyub. Manusia bisa sebenarnya bahagia sambil menyendiri. Apalagi di zaman sekarang ini. Tinggal di rumah sempitpun asalkan ada wifi dan gadget orang bisa seharian baringan sambil berselancar di dunia maya. Ada berita-berita terkini, ada diskusi tentang topik-topik yang selaras sama minat, ada forum hobi, video-video lucu atau hiburan lainnya ga kenal henti, bahkan bisa kenalan sama orang asing sambil berpura-pura berperan jadi sosok lain.

Emosi yang dikandung dalam kata bahagia tak lebih dari kemunculan dan 'permainan' hormon-hormon di dalam tubuh. Sangat saintifik, bisa dipelajari dan bisa dimanipulasi. Orang sibuk era sekarang banyak membuat orang mencari cara singkat buat bahagia, salah satunya dengan aktif mengkonsusi narkoba. Di negara-negara maju, narkoba menjadi seperti kebutuhan primer. Mereka tidak membuatnya legal, tapi sebagian besar masyarakat mengkonsumsinya secara rutin, termasuk 'orang-orang baik'-nya.

Cara kita sebagai seorang muslim tentu saja berbeda. Kita tidak menghalalkan segala cara untuk mencari bahagia. Bahagia adalah hak setiap orang, ia adalah zona nyaman yang pasti dikejar manusia tanpa harus ada arahan sebelumnya. Setiap kita pasti punya mode auto pilot untuk mencari dan berdiam diri di posisi bahagia. Bahagia inilah zalah satu komponen dari well being yang pernah kita bahas sebelumnya. Ingat, salah satunya saja lo...ada elemen lain dari well being selain bahagia yang perlu kita bahas. Salah satunya adala achievements.

Keberadaan achievement memang penting sebagai elemen krusial dalam hidup manusia. Sebutlah anda hidup bahagia, setiap hari ketawa, makanan enak selalu tersedia, rumah berhalaman luas, kendaraan bagus nan nyaman, passive income berdatangan meskipun kaki ongkang-ongkang. Tapi pasti akan kerasa ada yang kurang. Akan ada masanya orang bosan ketika semua tercukupi sehingga tidak ada lagi tantangan buat ditaklukkan. Meski bahagia dan bisa tinggal di rumah seharian, tetap saja orang yg serba berkecukupan akan merasa perlu keluar dari rumah untuk mencari tantangan lain buat dikalahkan.

Saat itulah dia mencari achievements. Saat dia bisa puas telah mencapai sebuah tujuan dengan mengerahkan segala daya yang ia punya. Bisa jadi achievement tersebut didapat setelah berhasil menaiki puncak gunung, menyelesaika proyek besar, mengalahkan orang lain dalam pertandingan, atau menyelesaikan konflik dengan seseorang. Could be anything. Bisa terkait urusan besar bisa juga cuma seputar hal-hal yang terlihat receh. 

Oleh sebab itu dalam merancang hidup, tidak cukup kita berorientasi pada bahagia saja. Tapi kita juga perlu merancang cita-cita. Ada yang kecil ada yang besar. Tujuannya apa? Agar ada achievement2, perolehan2, prestasi2 yang membuat kita merasa terhibur di sepanjang jalan kehidupan kita.

Caranya bisa jadi dengan membuat target-target terkait hobi. Seperti yang hobi bersepeda, maka targetkanlah untuk mencapai jarak tertentu atau menaklukan tanjakan tercuram yang menjadi tantangan buat para goweser. Buat yang hobi menulis, buatlah target untuk menulis buku yang bisa jadi best seller atau buat target untuk menulis artikel sebanyak 100 buah dalam sebulan. Ini semua bisa berangkat dari hobi yang kita miliki. Anda pasti punya hobi...nah kembangkan tantangan dari hobi tersebut.

Selain dari hobi, bisa juga dari karier. Buatlah target tertentu pada karier anda. Misalkan jika sekarang di karier anda hanya  berfokus pada pelayanan pribadi (berapa duit yang bisa saya dapat dari kerjaan ini?), mulai sekarang buatlah target 'pelayanan'. Seperti 'berapa banyak orang yang bisa saya layani di bulan ini?' Seberapa luas jangkauan kerjaan saya bisa memberi manfaat?', dan banyak lagi. 



Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More