Seorang WI atau Trainer selayaknya memahami bahwa setiap perkataan ada tempatnya dan setiap tempat ada perkataanya. Kaidah tersebut tidak hanya berlaku dalam kehidupan di luar kelas, tapi juga menjadi spirit yang menyetir intuisi kita untuk menyampaikan pesan sesuai dengan tuntutan situasi dan kondisi. Memahami hal ini setaraf dengan mengenali pintu-pintu yang menjadi gerbang bagi penerimaan sehingga pesan yang kita sampaikan mendapat tempat di hati dan pikiran pendengar.
Beberapa keadaan yang dimaksud antara lain adalah :
- Berbicara di hadapan orang yang cerdas. Tuntutannya adalah kita berbicara dengan memberi uraian singkat.
- Berbicara di hadapan orang yang kurang cerdas. Tuntutannya adalah berbicara dengan jelas, perlahan, dan diulang-ulang.
- Berbicara di hadapan orang yang berkecenderungan tinggi untuk menolak/ingkar. Tuntutannya adalah menambah muatan 'penguat' di balik pembicaraan kita dengan dalil ilmiah, logika yang kuat, fakta sejarah, statistik, dan lain sebagainya.
- Berbicara dengan orang yang umur, pengalaman, dan pengetahuannya di bawah kita. Tuntutannya kita berbicara dengan simpel, mudah dipahami, dengan sikap bijaksana.
- Berbicara di depan masa yang homogen dengan limit waktu yang singkat, menuntut kita untuk selektif dengan kata yang sederhana tapi tepat dan memberi penekanan-penekanan substansi yang mudah membekas di benak.
-Berbicara di depan orang tua, atau lebih dari sisi kedudukan, pengalaman, pengetahuan, dan ilmu menuntut pembicaraan santun, penuh hormat, dan tidak menggurui.
Setiap peluang berada di depan kelas adalah saat berharga yang tidak akan berulang dua kali. "Every seconds count", tidak hanya waktu Anda yang berharga, tapi waktu mereka yang bersedia mendengarkan 'celoteh' Andapun memiliki harga yang tidak bisa dinilai dengan materi. Penghargaan terhadap momentum itu selayaknya menjadi pelecut inisiatif untuk mendifinisikan secara jelas cara yang kita pilih sehingga pembicaraan kita bisa secara optimal diterima oleh akal sekaligus hati pendengar.




0 komentar:
Posting Komentar